<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
<title>default Feed - Most Brilliant Online Gold and Silver Investment</title>
<link>http://www.klub1milyar.com/feeds/id/default.xml</link>
<description></description>
<lastBuildDate>8-Feb-2012</lastBuildDate>
<generator>http://www.cariboucms.com</generator>
<language>en-us</language>

<item>
	<title>Strategy Dollar Cost Averaging</title>
	<author>August .</author>
	<dc:creator>August .</dc:creator>
	<link>http://www.klub1milyar.com/strategy-dollar-cost-averaging</link>
	<guid>http://www.klub1milyar.com/strategy-dollar-cost-averaging</guid>
	<pubDate>January 10, 2011, 2:36 am</pubDate>
	<description>Banyak investor yang menginvestasikan dananya sekaligus dalam suatu instrumen investasi, pada waktu yang bersamaan. Jika harga instrumen ini kemudian naik, investor memang akan untung besar. Tapi, risikonya juga besar. Jika harga instrumen itu ternyata jatuh di bawah harga beli investor, ia pasti akan langsung merugi. Untuk mengurangi risiko ini, investor bisa menerapkan dollar cost averaging (DCA).</description>
	<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak investor yang menginvestasikan dananya sekaligus dalam suatu instrumen investasi, pada waktu yang bersamaan. Jika harga instrumen ini kemudian naik, investor memang akan untung besar. Tapi, risikonya juga besar. Jika harga instrumen itu ternyata jatuh di bawah harga beli investor, ia pasti akan langsung merugi. Untuk mengurangi risiko ini, investor bisa menerapkan <em>dollar cost averaging</em> (DCA).</p>]]></content:encoded>
</item>
<item>
	<title>Berinvestasi di Obligasi atau Surat Hutang</title>
	<author>August .</author>
	<dc:creator>August .</dc:creator>
	<link>http://www.klub1milyar.com/Berinvestasi-di-Obligasi-surat-hutang </link>
	<guid>http://www.klub1milyar.com/Berinvestasi-di-Obligasi-surat-hutang </guid>
	<pubDate>January 9, 2011, 2:57 am</pubDate>
	<description>Berinvestasi di surat utang atau obligasi mungkin bukan menjadi hal yang biasa bagi banyak orang. Ketika berbicara tentang investasi di pasar modal, instrumen pertama yang terbersit biasanya adalah saham. Selama ini, saham memang lebih seksi dibandingkan dengan obligasi.</description>
	<content:encoded><![CDATA[<p>Berinvestasi di surat utang atau obligasi mungkin bukan menjadi hal yang biasa bagi banyak orang. Ketika berbicara tentang investasi di pasar modal, instrumen pertama yang terbersit biasanya adalah saham. Selama ini, saham memang lebih seksi dibandingkan dengan obligasi.</p>]]></content:encoded>
</item>
<item>
	<title>Sepuluh Kelebihan berinvestasi di Stock Options</title>
	<author>August .</author>
	<dc:creator>August .</dc:creator>
	<link>http://www.klub1milyar.com/sepuluh-kelebihan-berinvestasi-di-Stock-Options</link>
	<guid>http://www.klub1milyar.com/sepuluh-kelebihan-berinvestasi-di-Stock-Options</guid>
	<pubDate>January 8, 2011, 8:21 pm</pubDate>
	<description>Sebelum memulai investasi anda pada perdagangan OPTION atau anda belum banyak mengetahui tentang bagaimana mengelola investasi anda, kami sarankan agar anda membaca terlebih dulu pengetahuan-pengetahuan dasar tentang konsep investasi, cara transaksi, bagaimana menganalisa pasar yang akan kami sajikan dengan bahasa-bahasa yang mudah di mengerti.</description>
	<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum memulai investasi anda pada perdagangan OPTION atau anda belum banyak mengetahui tentang bagaimana mengelola investasi anda, kami sarankan agar anda membaca terlebih dulu pengetahuan-pengetahuan dasar tentang konsep investasi, cara transaksi, bagaimana menganalisa pasar yang akan kami sajikan dengan bahasa-bahasa yang mudah di mengerti.</p>]]></content:encoded>
</item>
<item>
	<title>Bagaimana Menjadi Konglomerat (3)</title>
	<author>August .</author>
	<dc:creator>August .</dc:creator>
	<link>http://www.klub1milyar.com/Bagaimana Menjadi Konglomerat (3)</link>
	<guid>http://www.klub1milyar.com/Bagaimana Menjadi Konglomerat (3)</guid>
	<pubDate>December 11, 2010, 5:08 pm</pubDate>
	<description>&amp;nbsp;Sekarang membahas soal&amp;nbsp;transfer pricing. Yang namanya&amp;nbsp;transfer pricing, bukan berarti mengirim harga tetapi mengirim laba.&amp;nbsp;Laba dari perusahaan yang satu dikirim ke perusahaan lain, supaya laba ini gak kena pajak.&amp;nbsp;Transfer pricing&amp;nbsp;ini bisa terjadi di dalem negeri, bisa juga dengan perusahaan di luar negeri, tergantung kebutuhan. Tujuan sebenarnya ngambil duit dari perusahaan sendiri, sama ngapusin pajaknya.</description>
	<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;<span style="font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px;" class="Apple-style-span">Sekarang membahas soal&nbsp;<em>transfer pricing</em>. Yang namanya&nbsp;<em>transfer pricing</em>, bukan berarti mengirim harga tetapi mengirim laba.&nbsp;<span style="background-color: rgb(255, 255, 204);" class="highlight">Laba dari perusahaan yang satu dikirim ke perusahaan lain, supaya laba ini gak kena pajak.</span>&nbsp;<em>Transfer pricing</em>&nbsp;ini bisa terjadi di dalem negeri, bisa juga dengan perusahaan di luar negeri, tergantung kebutuhan. Tujuan sebenarnya ngambil duit dari perusahaan sendiri, sama ngapusin pajaknya.</span></p>]]></content:encoded>
</item>
<item>
	<title>Bagaimana Menjadi Konglomerat (2)</title>
	<author>August .</author>
	<dc:creator>August .</dc:creator>
	<link>http://www.klub1milyar.com/Bagaimana Menjadi Konglomerat (2)</link>
	<guid>http://www.klub1milyar.com/Bagaimana Menjadi Konglomerat (2)</guid>
	<pubDate>December 10, 2010, 5:06 pm</pubDate>
	<description>&amp;nbsp;Kali ini saya akan mengulas tentang struktur organisasi yang rumit. Konglomerat umumnya punya banyak perusahaan. Saking banyaknya, bos kadang tak bisa mengingat satu per satu usahanya sendiri. Saking rumitnya,&amp;nbsp;orang dalam pun terkadang sulit memahami struktur organisasinya. Apalagi bidang industrinya pun beragam. Dari hulu sampai hilir ada semua. Seluruh bahan tidak ada yang beli dari pihak luar. Semuanya, kalau bisa, dibuat sendiri. Alasannya&amp;#63; Agar pasokan selalu terjamin. Yang buntutnya kalau perlu dana, sewaktu-waktu bisa diambil. Maka dari itu, umumnya semua konglomerat mempunyai bank sendiri. Grup Lippo, Salim, Djarum, dan konglomerasi lainnya punya bank sendiri. Bahkan bisa lebih dari satu.</description>
	<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;<span style="font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px;" class="Apple-style-span">Kali ini saya akan mengulas tentang struktur organisasi yang rumit. Konglomerat umumnya punya banyak perusahaan. Saking banyaknya, bos kadang tak bisa mengingat satu per satu usahanya sendiri. Saking rumitnya,&nbsp;<span style="background-color: rgb(255, 255, 204);" class="highlight">orang dalam pun terkadang sulit memahami struktur organisasinya</span>. Apalagi bidang industrinya pun beragam. Dari hulu sampai hilir ada semua. Seluruh bahan tidak ada yang beli dari pihak luar. Semuanya, kalau bisa, dibuat sendiri. Alasannya&#63; Agar pasokan selalu terjamin. Yang buntutnya kalau perlu dana, sewaktu-waktu bisa diambil. Maka dari itu, umumnya semua konglomerat mempunyai bank sendiri. Grup Lippo, Salim, Djarum, dan konglomerasi lainnya punya bank sendiri. Bahkan bisa lebih dari satu.</span></p>]]></content:encoded>
</item>
<item>
	<title>Bagaimana Menjadi Konglomerat</title>
	<author>August .</author>
	<dc:creator>August .</dc:creator>
	<link>http://www.klub1milyar.com/Bagaimana Menjadi Konglomerat</link>
	<guid>http://www.klub1milyar.com/Bagaimana Menjadi Konglomerat</guid>
	<pubDate>December 9, 2010, 4:59 pm</pubDate>
	<description>&amp;nbsp;Mungkin pertanyaan pertama yang muncul adalah bagaimana konglomerat bisa menghimpun dana sedemikian besarnya untuk membangun perusahaan. Padahal, sesungguhnya dana segitu gedenya bisa diperoleh dengan sangat mudahnya melalui dua jurus maut:&amp;nbsp;modal dengkul dan&amp;nbsp;mark-up.</description>
	<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;<span style="font-size: 13px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px;" class="Apple-style-span">Mungkin pertanyaan pertama yang muncul adalah bagaimana konglomerat bisa menghimpun dana sedemikian besarnya untuk membangun perusahaan. Padahal, sesungguhnya dana segitu gedenya bisa diperoleh dengan sangat mudahnya melalui dua jurus maut:&nbsp;<span style="background-color: rgb(255, 255, 204);" class="highlight">modal dengkul dan&nbsp;<em>mark-up</em></span>.</span></p>]]></content:encoded>
</item>
<item>
	<title>Maraknya Bisnis Waralaba Di Indonesia</title>
	<author>Wining BT Sobar</author>
	<dc:creator>Wining BT Sobar</dc:creator>
	<link>http://www.klub1milyar.com/maraknya-bisnis-waralaba-di-indonesia</link>
	<guid>http://www.klub1milyar.com/maraknya-bisnis-waralaba-di-indonesia</guid>
	<pubDate>November 3, 2010, 1:26 pm</pubDate>
	<description>Indonesia merupakan lahan subur untuk mengembangkan bisnis waralaba selain karena potensi penduduk sangat besar dan beragam merupakan calon pembeli yang berlimpah. Sudah cukup banyak cerita sukses yang diperoleh para waralaba dipentas bisnis Indonesia.Pesatnya pertumbuhan waralaba beberapa tahun terakhir dengan beragam produk dan rentang nilai investasi yang juga beragam, Contoh nya Berinvestasi dibisnis franchise (waralaba) dapat menjajikan keuntungan yang menggiurakan ketimbang menaruh uang di deposito.
&amp;nbsp;</description>
	<content:encoded><![CDATA[<p>Indonesia merupakan lahan subur untuk mengembangkan bisnis waralaba selain karena potensi penduduk sangat besar dan beragam merupakan calon pembeli yang berlimpah. Sudah cukup banyak cerita sukses yang diperoleh para waralaba dipentas bisnis Indonesia.Pesatnya pertumbuhan waralaba beberapa tahun terakhir dengan beragam produk dan rentang nilai investasi yang juga beragam, Contoh nya Berinvestasi dibisnis franchise (waralaba) dapat menjajikan keuntungan yang menggiurakan ketimbang menaruh uang di deposito.<br />
&nbsp;</p>]]></content:encoded>
</item>
<item>
	<title>Solusi Untuk Masalah Perusahaan Terkait Pensiun Karyawan</title>
	<author>Wining BT Sobar</author>
	<dc:creator>Wining BT Sobar</dc:creator>
	<link>http://www.klub1milyar.com/solusi-untuk-masalah-perusahaan-terkait-pensiun-karyawan</link>
	<guid>http://www.klub1milyar.com/solusi-untuk-masalah-perusahaan-terkait-pensiun-karyawan</guid>
	<pubDate>November 2, 2010, 12:18 pm</pubDate>
	<description>Umumnya pada saat karyawan memasuki usia pensiun, tidak ada lagi penghasilan yang diterima seperti halnya waktu masa bekerja. Sementara pada kondisi tersebut berbagai penyakit generatif mulai menghinggapi karyawan.
Paragdimanya bahwa kelak anak-anak yang akan menanggung biaya hidup orang tuanya pada saat pensiun, kini tidak relevan lagi Karena sangat banyak orang tua yang kini tetap dominan dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga.dengan demikian perhatian terhadap kesejahteraan karyawan juga sama pentingnya agar mereka merasa senang dan menimbulkan semangat kerja di perusahaan.</description>
	<content:encoded><![CDATA[<p>Umumnya pada saat karyawan memasuki usia pensiun, tidak ada lagi penghasilan yang diterima seperti halnya waktu masa bekerja. Sementara pada kondisi tersebut berbagai penyakit generatif mulai menghinggapi karyawan.<br />
Paragdimanya bahwa kelak anak-anak yang akan menanggung biaya hidup orang tuanya pada saat pensiun, kini tidak relevan lagi Karena sangat banyak orang tua yang kini tetap dominan dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga.dengan demikian perhatian terhadap kesejahteraan karyawan juga sama pentingnya agar mereka merasa senang dan menimbulkan semangat kerja di perusahaan.</p>]]></content:encoded>
</item>
<item>
	<title>Merencanakan Dana Pendidikan Anak</title>
	<author>Wining BT Sobar</author>
	<dc:creator>Wining BT Sobar</dc:creator>
	<link>http://www.klub1milyar.com/merencanakan-dana-pendidikan-anak</link>
	<guid>http://www.klub1milyar.com/merencanakan-dana-pendidikan-anak</guid>
	<pubDate>October 31, 2010, 2:31 pm</pubDate>
	<description>AGAKNYA, hampir semua orang tua pasti setuju, pendidikan merupakan salah satu modal penting bagi anak untuk bisa maju dan berhasil di masa depan. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita untuk mempersiapkan dana pendidikan bagi sang buah hati sejak dini.
Tak bisa dipungkiri, semakin hari biaya kehidupan semakin meningkat, termasuk pula biaya pendidikan. Oleh karena itu, sangat penting bagi para orang tua untuk mulai merencanakan masa depan pendidikan putra dan putri mereka.</description>
	<content:encoded><![CDATA[<p>AGAKNYA, hampir semua orang tua pasti setuju, pendidikan merupakan salah satu modal penting bagi anak untuk bisa maju dan berhasil di masa depan. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita untuk mempersiapkan dana pendidikan bagi sang buah hati sejak dini.<br />
Tak bisa dipungkiri, semakin hari biaya kehidupan semakin meningkat, termasuk pula biaya pendidikan. Oleh karena itu, sangat penting bagi para orang tua untuk mulai merencanakan masa depan pendidikan putra dan putri mereka.</p>]]></content:encoded>
</item>
<item>
	<title>Menggali Ide Bisnis</title>
	<author>Wining BT Sobar</author>
	<dc:creator>Wining BT Sobar</dc:creator>
	<link>http://www.klub1milyar.com/menggali-ide-bisnis</link>
	<guid>http://www.klub1milyar.com/menggali-ide-bisnis</guid>
	<pubDate>October 27, 2010, 2:57 pm</pubDate>
	<description>Mendapat ide bisnis itu tidak harus dipikirkan yang menjelimet. Ide bisnis bisa di lihat di sekitar Anda dan keadaan terdekat anda, tapi anda juga harus tahu bagaimana seluk beluk permasalahannya dan jangan meragukan kemampuan sendiri, angkat kemampuan anda mungkin itu bisa membuat anda menjadi sukses. Dan sebenarnya yang dibutuhkan untuk mengawali suatu bisnis bukan hanya uang saja, yang jadi kebutuhan utama adalah keberanian untuk memulai dan mencobanya dengan menggunakan konsep ide briliant yang anda punya.</description>
	<content:encoded><![CDATA[<p>Mendapat ide bisnis itu tidak harus dipikirkan yang menjelimet. Ide bisnis bisa di lihat di sekitar Anda dan keadaan terdekat anda, tapi anda juga harus tahu bagaimana seluk beluk permasalahannya dan jangan meragukan kemampuan sendiri, angkat kemampuan anda mungkin itu bisa membuat anda menjadi sukses. Dan sebenarnya yang dibutuhkan untuk mengawali suatu bisnis bukan hanya uang saja, yang jadi kebutuhan utama adalah keberanian untuk memulai dan mencobanya dengan menggunakan konsep ide briliant yang anda punya.</p>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
